News Update

Diberdayakan oleh Blogger.
thumbnail

On 19.56 with 1 comment

napi wanita korban pelecehan seksual oleh pejabat Lapas Sarolangun (Foto: Info Jambi)napi wanita korban pelecehan seksual oleh pejabat Lapas Sarolangun (Foto: Info Jambi)
Seorang narapidana (napi) perempuan di Lapas Kelas III Sarolangun, Jambi diduga menjadi korban pelecehan seksual. Pelakunya, diduga oknum pejabat di lapas itu sendiri.
Seorang napi pemerempuan yang meminta namanya dirahasiakan menyebutkan, oknum pejabat lapas itu berinisial MB. Ia sudah empat kali dipaksa melayani nafsu birahi pejabat bejat tersebut.
“Sudah empat kali saya dipaksa melayaninya, tapi saya berontak. Dia memaksa, memeluk dan memegang payudara saya,” ujar napi perempuan itu saat ditemui di sel tahanan Pengadilan Negeri Sarolangun, sebagaimana dikutip dari Info Jambi, Selasa (11/7/2017).
Oknum pejabat lapas itu kata dia, hampir setiap malam membuka sel tahanan napi perempuan. Ia minta “jatah” pada beberapa napi perempuan. “Saya minta jatah. Kami ditariknya keluar sel,” cerita napi perempuan malang tersebut.
Kejadian serupa diakui keluarga seorang napi perempuan lainnya. “Keluarga saya sering dipaksa oleh oknum pejabat lapas untuk menuruti nafsu bejatnya. Kami akan laporkan ke pihak berwajib,” ujar sumber yang juga minta namanya dirahasiakan.
Sementara itu, Kalapas Sarolangun, Supriyadi, mengaku belum tahu persis kronologi dan kebenaran kejadian ini. Namun ia berjanji akan memproses oknum pejabat itu, jika terbukti melakukan pelecehan seksual terhadap napi perempuan.
“Saya masih di Jambi, kemungkinan Rabu saya pulang ke Sarolangun. Tapi informasinya secara lisan sudah saya dengar. Itu kan belum pasti benar,” kata Supriyadi ketika dihubungi melalui ponselnya.
Ia menjelaskan, jika dalam pemeriksaan nanti MB terbukti bersalah, ia akan menyerahkan sepenuhnya proses penanganan masalah ini ke Kanwil Kemenkumham Provinsi Jambi.
“Untuk proses lanjutan nanti di Kanwil. Apa sanksinya juga hak Kanwil,” kata pungkasnya.

thumbnail

On 06.17 with No comments


Kerabat Hermansyah sesama alumnus Institut Teknologi Bandung (ITB) Teuku Gandawan mengungkapkan kronologi kejadian saat Pakar IT Hermansyah mengalami pembacokan.

Saat kejadian, Hermansyah bersama istri tengah berkendaraan di tol Halim pada hari ahad(9/7/2017) antara pukul 03.00 - 04.00 WIB. Tiba-tiba dari arah belakang muncul mobil yang dikendarai secara ugal-ugalan. 


Begitu posisi mobil sejajar, mobil Hermansyah sempat disenggol. Hermansyah lantas mengejar mobil bersangkutan dan akhirnya berhenti. Namun ada mobil lain datang dari belakang. 

Saat Hermansyah turun dari mobil, sekitar lima orang dari dua mobil langsung menyerangnya dengan senjata tajam, lalu pergi. 

Dalam keadaan luka parah, istri korban melarikan mobil menuju ke RS Hermina Depok. Dugaan sampai di RS sekitar pukul 04.30 WIB. 

Pada pukul 05.00-09.00 WIB, kondisi Hermansyah diobservasi di UGD dan sempat drop tekanan darah. Pukul 10.30 WIB tadi kemudian dibawa ke ruangan operasi untuk tindakan sekitar satu jam.

Menurut Teuku pula, korban mengalami luka cukup kritis pada leher sisi kiri, siku kiri dan luka di atas kuping kiri, serta pergelangan tangan kiri ada kemungkinan retak. 

"Istri (istri Hermansyah) dalam keadaan sehat wal afiat," jelas Teruku seperti dilansir RMOL, ahad(9/7/2017).



thumbnail

On 19.06 with No comments

Maling motor dibakar

Pria pelaku pencurian di Pamekasan, Madura, dibakar hidup-hidup. Video pembakaran ini ramai beredar di media sosial Facebook dan banyak mendapat kecaman dari netizen.
Video maling dibakar hidup-hidup ini diunggah oleh akun Facebook Riki Ysakur pada Selasa (4/7) malam. Riki menuliskan keterangan "Maling sepeda motor di Pamekasan". Ada dua video yang diunggah, pertama video seorang pria berbaju putih yang diikat dan wajahnya berdarah. Warga terlihat menginterogasi pria yang dituduh sebagai maling itu.

Video kedua, terlihat pria yang belum diketahui identitasnya itu sudah berada di tanah. Tangannya terikat, ada tali panjang yang terhubung ke badannya.
Tiba-tiba ada seorang pria lain yang menghampiri. Dia membawa kayu yang sudah disulut api dan langsung membakar tubuh maling nahas itu.
Belum diketahui bagaimana nasib pria tersebut. Dari video yang diunggah Riki terlihat pria tersebut penuh luka bakar di bagian kaki.
kumparan (kumparan.com) berusaha menghubungi Riki untuk meminta konfirmasi tentang video tersebut, namun belum mendapatkan respons.

Sejak diunggah malam tadi, video ini sudah 5 ribu lebih dibagikan dan mendapat 800 lebih komentar. Sebagain besar komentar merasa geram dengan tindakan warga yang main hakim sendiri. Maling itu harusnya diserahkan ke pihak berwajib untuk diproses hukum

Seperti yang disampaikan oleh Nicky Wishky, "Dia juga manusia. Yg bakar itu manusia atau bukan ???... Tuhan aja pemaaf dan penyanyang. Manusia bagaimana??" tulis Nicky.

Senada dengan Nicky, Nadila Ziyan Farodis juga tidak setuju dengan tindakan main hakim senditi ini ." Ya allah tega bnget sh. Negara kita ne Negara hukum klian ga' ada hak menghakimix wlaupun dya bersalah, stida'x klian msih puxa rasa kemanusiaan untuk tida' melakukan hal sperti ne, gmana klo yg mengalami smua ini sodara klian sendiri apa hati klian tida' merasa miris," tulisnya.

Rangga Wahyu juga ikut berkomentar, "Jangan main hakim sendiri dong,coba laporin ke polisi biar polisi yg mengadilinya biar adil,memang iya sihhhhhhh kalau dia itu penjahat tp harus menghukumnya jangan pakai bakar2 seperti itu5,masak orang muslim kayak gitu???".

"Siapa kalian berhak melakukan itu terhadap sesama manusia. Bukankah ini negara hukum.kalian bisa membawanya ke kantor polisi.dia juga akan mendapatkan hukuman sendiri dari Yang Maha Kuasa." tulis komentar dar akuni Permadani Sona.

thumbnail

On 08.37 with No comments


Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

Bejat, seorang sopir angkot, SM (30) tega memperkosa teman perempuan sekampungnya sendiri berinisal NA (17). Ia pun terpaksa diringkus polisi saat tengah makan di warung, jalan Perintis Kemerdekaan Makassar, Senin 5 Juni 2017.
Kejadian ini berawal saat korban dan pelaku sama-sama menuju Makassar, bertolak dari Kabupaten Bantaeng. Selama perjalanan, keduanya semakin akrab. Saat tiba di Makassar, keduanya kembali melanjutkan perjalanan bersama menggunakan angkot.
Saat tiba TKP, pelaku mengajak korban untuk singgah sejenak melepas penat. Gadis lugu itu pun tak menaruh curiga. Namun, entah apa yang merasuki pelaku, ia lantas menarik korban ke semak-semak dan mengeluarkan sebilah badik.
Ia memaksa agar nafsunya dilayani. Korban yang dalam ancaman senjata tajam tak kuasa melawan. Ia pun terpaksa ditindih oleh korban.
Setelah puas, pelaku lantas kabur dan meninggalkan korban seorang diri. Dalam kondisi itu, korban masih bisa berjalan menuju Polsek terdekat, melaporkan aksi pemerkosaan atas dirinya.
"Pelaku berprofesi sopir angkot. Ia ditangkap di jalan Perintis Kemerdekaan Makassar. Saat ditangkap, ia tak bisa mengelak, karena petugas juga mengamankan barang bukti pelaku, berupa sebilah badik dan pakaian dengan bercak darah," tutur Kasubbbag Humas Polrestabes Makassar, Kompol Burhanuddin, Senin 5 Juni 2017.
Korban berhasil termakan rayuan pelaku, lanjut dia, hingga akhirnya tersudutkan dan diperkosa pelaku di tempat sepi di TKP, Minggu 5 Juni 2017. Korban tak curiga, lantaran sudah saling kenal di kampungnya, Kabupaten Bantaeng.
"Saat ini pelaku sudah diamankan setelah diringkus oleh petugas Resmob Polsek Tamalanrea. Ia diamankan beserta barang bukti di Mapolsek, untuk diproses lebih lanjut," tutur Burhanuddin.

thumbnail

On 01.06 with No comments


Kisah Rachel, Pacar Kapten Perampok di Daan Mogot

Polisi telah menangkap tujuh dari 11 pelaku perampokan disertai pembunuhan Davidson Tantono, 30 tahun, di SPBU Daan Mogot beberapa waktu lalu. Di antara tujuh pelaku tersebut, salah satunya seorang perempuan bernama Rachel atau RCL.

Rachel merupakan kekasih kapten sekaligus eksekutor kelompok ini, SFL. Rachel mengaku mengenal SFL di tempat karaoke Grand Menteng, Jakarta Pusat. “Saya bekerja sebagai LC di sana,” kata Rachel di Markas Polda Metro Jaya, Rabu, 21 Juni 2017.

Dalam kelompok perampok ini, Rachel bertugas mencari lokasi tempat tinggal atau apartemen untuk berkumpul. “Saya yang sewa, tapi disuruh dia. Pakai KTP saya karena KTP dia dari daerah dan biasanya susah diterima,” katanya.



Ditanya soal proses pelariannya dan SFL, Rachel mengaku sebenarnya ia tak ingin ikut kabur ke Banyuwangi. Namun SFL memaksa dan mengancam sehingga ia memutuskan ikut. “Dia mengancam, tapi saya cuma ikut sampai Banyuwangi,” katanya.

Kepala Polda Metro Jaya Inspektur Jenderal M. Iriawan mengatakan, SFL, NFR, dan Rachel berencana kabur ke Bali melalui jalur Banyuwangi. Namun, saat di Banyuwangi, ketiganya tertangkap polisi.

”SFL ini otaknya, eksekutor. Terpaksa kami tindak tegas dan tewas karena melawan saat diminta menunjukkan lokasi pembuangan senjata apinya,” kata Iriawan di Markas Polda Metro Jaya, Rabu.

Sebelumnya, Davidson tewas terbunuh pada 9 Juni 2017 di SPBU Daan Mogot, Jakarta Barat. Davidson ditembak saat berusaha mempertahankan tas berisi uang Rp 300 juta yang baru diambilnya di bank.



thumbnail

On 07.01 with No comments



EY (kiri), pelaku yang memukul gurunya, Puji Rahayu (kanan) usai pembagian raport karena tidak naik kelas. | (Dok Polda Kalbar)

Seorang siswa SMA Negeri 1 Kubu Raya, EY (20) dilaporkan ke polisi oleh gurunya sendiri Puji Rahayu (34). EY dilaporkan karena diduga menganiaya sang guru seusai pembagian rapot kenaikan kelas, Sabtu (17/6/2017).

Kaur Litprodok Bid Humas Polda Kalbar, AKP Cucu Safiyuddin mengatakan, peristiwa tersebut berawal dari pembagian rapot kenaikan kelas. Pelaku beranggapan, nilai yang diberikan guru berstatus honorer tersebut kurang, sehingga menyebabkan pelaku tidak naik kelas.

"Pelaku menjadi emosi karena salah satu nilai mata pelajarannya kurang dan melakukan pemukulan terhadap korban dengan menggunakan kursi yang terbuat dari kayu," ujar Cucu, Selasa (20/6/2017).

Tak hanya menggunakan kursi, pelaku juga meninju gurunya menggunakan tangan sebelah kanan ke arah kening dan kepala bagian belakang korban, sehingga korban kesakitan.

"Usai kejadian, korban kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pihak Kepolisian Sektor Kubu," ungkap Cucu.

Menindaklanjuti laporan tersebut, polisi kemudian mengamankan pelaku. Polisi juga mengamankan barang bukti di antaranya satu lembar baju batik warna merah lengan panjang tanpa merk, satu buah kursi kayu warna coklat dalam kondisi tanpa sandaran.
Atas perbuatan tersebut, pelaku dijerat pasal 351 ayat 1 KUHP.


thumbnail

On 22.26 with No comments

Gadis 14 tahun ini tengah tak sabar menanti usia kandungannya cukup untuk melahirkan.


Dia mengandung anak dari seseorang yang mestinya melindung serta menjaganya dengan sepenuh hati.
Ya, anak berusia 14 tahun sedang mengandung anak dari ayahnya sendiri.
Namun, fakta yang terkuak di pengadilan, orang tua gadis ini tak serta merta salah sepenuhnya.
Ada fakta lain yang membuat netizen lebih terpana dibanding keputusannyaa itu.
Pemberitaan soal kekerasan terhadap anak, apalagi hingga pencabulan acap kali menyita perhatian banyak orang.
Kekejaman pelaku sering kali menjadi bulan-bulanan oleh warga.
Tak terkecuali dengan Itzel.
Gadis berusia 14 tahun yang tinggal di Cile.
Dia dengan sengaj memposting fotonya yang sedang berbada dua di akun Facebooknya.
Itzel hanya ingin menunjukkan kepada teman-temannya bahwa dirinya sedang bahagian karena mengandung.
Tetapi, seperti dilansir dari wnews.world, unggahan tersebut justru berakhir memilukan.
Sebab, ternyata bayi yang dikandung Itzel berasal dari ayahnya sendiri.
Banyak komentar netizen mengecam, namun Itzel memilih mengabaikannya.
Dia menjawab semua komentar miring dengan mengaku merasa bahagia karena punya anak dari cinta dalam hidupnya yang tak lain ialah ayahnya. Anak itu dibesarkan ayahnya sendirian sepeninggal sang ibu.
wnews.world
wnews.world ()
Pengadilan setempat sudah memerintahkan agar Itzel dipisah dari sang ayah, namun mereka tetap tinggal bersama.
Nama pria tersebut tidak diungkap, namun dapat dipastikan gadis itu yang tak lain ialah anaknya, telah menggodanya.
Yang lebih mengejutkan, Itzel menceritakan kisah yang serupa dengan fakta.
Dipastikan keduanya mempertahankan hubungan konsensual.
Sesuatu yang membuat pihak berwenang hampir tidak bisa percaya.
Sementara itu, sang ayah dituduh melakukan tindak pelecehan anak dan tengah menunggu persidangan.
Dan Itzel yang tengah mengandung kini berada di bawah pengawasan pihak berwenang.